
Bertempat di jantung kota Surabaya yang merupakan kota Metropolis terbesar kedua di Indonesia, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga memegang peranan yang sangat penting secara aktif mendukung dalam pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia secara umum, dan secara khusus pada bidang Kedokteran Gigi Indonesia.
Hal tersebut menjadi keyakinan serta tanggung jawab kami untuk memberikan sistem pendidikan dengan kualitas terbaik yang disertai penerapan fungsi sosial bermasyarakat.
Kami berinisitaif untuk mengintegrasikan kedua fungsi penting tersebut untuk meningkatkan peran penting ilmu dan peran kemasyarakatan bidang kedokteran gigi dalam keterkaitan dengan perkembangan era globalisasi dan teknologi informasi.
Berdasarkan pada pengalaman yang telah kami tempuh, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga telah mengaplikasikan pola sistem pendidikan bagi seorang dokter gigi untuk menjalankan peran kemasyarakatan serta aktif dalam penelitian pengembangan keilmuan, sehingga dapat bersaing secara global.
Seorang dokter gigi mempunyai kesempatan yang besar untuk mengembangkan dedikasi serta karis sebagai dokter gigi di Indonesia. Walaupun, pada era globalisasi saat ini, terbuka pula peluang bagi dokter gigi diluar Indonesia untuk mengembangkan karir di negeri kita.
Kami telah berupaya untuk terus secara konstan meningkatkan kemampuan professional guna menghasilkan lulusan yang terbaik. Perawatan kuratif dan rehabilitative merupakan visi yang telah terlaksana, dan saat ini untuk masa depan, paradigma hidup sehat menjadi visi untuk meningkatkan upaya pormotif dan preventif demi kesehatan dan kehidupan yang lebih baik.
“
FKG - Warta Unair
Sasaran kedepan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga untuk menjadi FKG yang diperhitungkan di tingkat internasional mendapat sambutan sangat positif dari para praktisi dokter gigi di Indonesia. Hal itu bisa dilihat dari kerjasama FKG Unair dengan Hiroshima University (Jepang) dan University of Malaya (Malaysia) melalui kegiatan seminar internasional “Joint Scientific Meeting in Dentistry”, diikuti oleh 403 peserta. Sebagian besar mereka adalah dokter g... ” detail
Posted 20-05-2010 by Humas UA
Posted 20-05-2010 by Unair